“Aku pernah naik di rumah Hafshah karena suatu urusanku. Maka aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam buang hajat membelakangi kiblat menghadap Syam.” (HR. Bukhari: 144)
Category: shahih
Hadits Bukhari No. 143
“Hijabilah isteri-isteri Tuan.” Namun Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tidak melakukannya. Lalu pada suatu malam waktu Isya` Saudah binti Zam’ah, isteri Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, keluar (untuk buang… Read more “Hadits Bukhari No. 143”
Hadits Bukhari No. 142
“Orang-orang berkata, “Jika kamu menunaikan hajatmu maka janganlah menghadap kiblat atau menghadap ke arah Baitul Maqdis.” ‘Abdullah bin ‘Umar lalu berkata, “Pada suatu hari aku pernah naik… Read more “Hadits Bukhari No. 142”
Hadits Bukhari No. 141
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jika salah seorang dari kalian masuk ke dalam WC untuk buang hajat, maka janganlah menghadap ke arah kiblat membelakanginya. Hendaklah ia menghadap… Read more “Hadits Bukhari No. 141”
Hadits Bukhari No. 140
“Siapa yang meletakkan ini?” Aku lalu memberitahukannya, maka beliau pun bersabda: “Ya Allah pandaikanlah dia dalam agama.” (HR. Bukhari: 140)
Hadits Bukhari No. 139
“Jika Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam masuk ke dalam WC, maka beliau berdo’a: ALLAHUMMA INNI A’UUDZU BIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHBA`ITS (Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari setan… Read more “Hadits Bukhari No. 139”
Hadits Bukhari No. 137
“Seperti inilah aku lihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berwudlu.” (HR. Bukhari: 137)
Hadits Bukhari No. 136
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertolak meninggalkan ‘Arafah hingga setelah sampai di lembah (jalan di sisi gunung) beliau turun buang air kecil, kemudian beliau berwudlu namun dengan wudlu’… Read more “Hadits Bukhari No. 136”
Hadits Bukhari No. 135
“Nabi berbaring hingga mendengkur, kemudian beliau berdiri shalat. Kemudian Sufyan secara berturut-turut meriwayatkan hadits tersebut kepada kami, dari ‘Amru dari Kuraib dari Ibnu ‘Abbas ia berkata, “Pada… Read more “Hadits Bukhari No. 135”
Hadits Bukhari No. 134
“Janganlah kamu pindah atau pergi hingga kamu mendengar suara atau mencium baunya.” (HR. Bukhari: 134)